Jumat, 20 Maret 2020

DESAIN GRAFIS





Hallo semuanya terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, semoga postingan saya bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk berkunjung juga ke channel Youtube saya, bisa klik DISINI atau link yang ada di menu. ~ THANK YOU ~


Oke kita masuk ke pembahasan yang pertama yaitu Defini atau pengertian Desain Grafis serta perkembangannya…


A. Pengertian Desain Grafis




Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis, kata Desain artinya proses atau tindakan dengan segala sesuatu sebelum dilakukan atau dilakukan. Sementara Grafis adalah titik atau garis yang berkaitan dengan cetak nilai. Dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang memerlukan pemikiran khusus dari individu yang dapat difasilitasi elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan gambar yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar 

Kemudian dibebaskan dari Wikipedia bahasa Indonesia, Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang dapat dibunyikan. desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan seni rupa . Seperti jenis desain lain, desain grafis yang dapat dibuat untuk proses pembuatan, metoda perencanaan, produk yang dihasilkan (desain), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Seni desain grafis sesuai kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk tipografi ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. 

B. Perkembangan Desain grafis




1. Sejarah awal


Pelacakan perjalanan sejarah desain grafis dapat ditelusuri dari jejak peninggalan manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (tanda & simbol) yang berbentuk gambar (pictograf) atau tulisan (ideograf). Gambar mendahului tulisan karena gambar dianggap lebih langsung dan ekspresif, dengan dasar referensi alam (flora, fauna, pemandangan dan lain-lain). Tulisan / aksara merupakan hasil konversi gambar, bentuk dan tata aturan komunikasinya lebih rumit dibandingkan gambar. Belum ada yang tahu pasti sejak kapan manusia mulai menggunakan gambar sebagai media komunikasi. Manusia primitif sudah menggunakan coretan gambar di dinding gua untuk kegiatan berburu binatang. 

Contohnya seperti yang ditemukan di gua dinding Lascaux, Perancis. 

2. Era Cetak


Desain grafis berkembang seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah sebuah pengembangan revolusioner yang menghasilkan buku massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa. 

Johannes Fust, dibantu oleh Peter Schoffer, ia memenangkan “Latin Bible” atau disebut “Guterberg Bible”, “Mararin Bible” atau “42 line Bible” yang dikirim pada tahun 1456. ilustrasi di Jerman lebih penting untuk hiasan buku. Pada masa itu juga berkembang corak huruf (tipografi). Ikon realis dan tidak banyak. Seniman bernilai antara lain Lucas Cranach dengan karyanya "Where of Babilon". 

Pada perkembangan selanjutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang menggunakan teknik cetak tinggi, teknik cetak litografi menggunakan teknik cetak datar yang menggunakan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi ini dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Teknik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran lebih lanjut dalam bentuk blok-blok dan juga ukuran besar, juga memungkinkan mengatasi pengaturan warna. Poster masa depan. Masa keemasan ini disebu-sebut sebagai "Zaman Keemasan Poster". 

Tokoh-tokoh seni poster tehnik lithogafi (1836-1893) antara lain Jules Cheret dengan karya pemenang “Eldorado: Penari Riang” (1898), “La Loie Fuller: Penari Fuller” (1897), “Quinquina Dubonnet” (1896), “ Enu des Sirenes ”(1899). Tokoh-tokoh lainya antara lain Henri de Toulouse Lautrec dan Eugene Grasset. 

Desain grafis berkembang pesat setelah ditemukan tulisan dan mesin cetak. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama telah membawa peradaban baru dalam sejarah peradaban Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, dan juga alfabet latin yang dibawa dari Yunani. 

Pada saat ini ada mesin cetak dan komputer juga merupakan dua hal yang penting pengembangan aplikasi grafis desain terbaru untuk diterapkan dalam periklanan dunia, pengemasan, perfilman, dan lain-lain. Koran, majalah, tabloid, situs web yang sehari-hari kita lihat adalah produk desain grafis. Sebenarnya kartun Spongebob Squarepants lebih terkenal dengan sebutan kartun yang sering kita tonton di televisi merupakan bagian dari produk desain grafis. 

Selanjutnya masuk ke pembahasan yang kedua yaitu Kategori Desain Grafis…



Desain grafis memiliki beberapa kategori di dalamnya, diantaranya


1. Printing (Percetakan)


Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi. Printing sendiri memuat memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis dalam bentuk cetak. 

2. Web Desain


Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server. 

3. Film


Desain grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, sampai ke materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film tersebut. 

4. EGD (Environmental Grafhic Desain), Identifikasi Logo


Kedua bidang (EGD dan Logo) merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman. 

5. Desain Produk


Desain produk bisa disebut juga sebagai Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan Desain Industri ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual. 


Oke, jadi gimana temen-temen penjelasan singkat seputar Desain Grafis nya ? Mungkin temen-temen bisa menyimpulkan sendiri ya. Dan kalua masih ada yang kurang temen-temen bisa mencari lagi di sumber-sumber yang lain hehe…


Referensi :


http://hi-riski.blogspot.com/2014/11/desain-pemodelan-grafik-definisi-dan.html

https://saidoen.com/belajar-desain-grafis/

http://mydesignhitz.blogspot.com/2018/06/pengertian-desain-grafis-dan-contohnya.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis

https://idseducation.com/articles/lima-kategori-dalam-desain-grafis/

http://aqillafadiahaya.blogspot.com/2016/05/kategori-kategori-dalam-desain-grafis.html

https://jokosupriyadi18.wordpress.com/2013/04/14/lima-kategori-pada-desain-grafis/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lembaga Lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia

Lembaga Lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia  Hallo semuanya...!! Gimana kabar kalian ? Pastinya baik-baik aja kan hehe ^_^ Jadi pad...