Sabtu, 17 Oktober 2020

Jenis Jenis Audit

JENIS JENIS AUDIT 




Hallo semuanya...!! Gimana kabar kalian ? Pastinya baik-baik aja kan hehe ^_^
Jadi pada artikel saya kali ini saya akan membahas tentang Jenis Jenis Audit Secara singkat . Nah disini terdapat beberapa pembahasan, diantaranya Audit internal, audit system informasi, audit kecurangan (fraud), serta external audit/audit keuangan. Semoga bisa bermanfaat dan Selamat membaca ya !!



1. Audit Internal



Apa itu Audit Internal?


Audit Internal adalah penilaian yang sistematis dan objektif yang dilakukan oleh auditor internal untuk memeriksa dan mengevaluasi kegiatan organisasi. Audit Internal hadir untuk membantu pencapaian tujuan perusahaan dengan memberikan penilaian yang tidak bias sehingga dapat menyampaikan rekomendasi yang memiliki nilai tambah bagi suatu perusahaan.

Audit Internal biasanya dilakukan oleh unit yang ada di dalam perusahaan yang memiliki tugas untuk melakukan audit terhadap perusahaan tersebut. Pelaksana Audit Internal adalah auditor internal.

Aktivitas Audit Internal menjadi sebuah pendukung utama bagi tercapainya tujuan pengendalian internal. Saat menjalankan tugasnya, auditor internal harus berlaku objektif dan kedudukannya di dalam perusahaan adalah independen.


Tujuan Audit Internal


Audit Internal memiliki tujuan untuk membantu manajemen organisasi dalam memberikan pertanggungjawaban yang efektif. Audit Internal akan melaksanakan analisis dan memberikan saran serta penilaian demi mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Audit Internal memberikan keyakinan pada manajemen untuk melakukan perbaikan atas sistem pengawasan perusahaan secara keseluruhan.

Untuk mencapai tujuan dari audit internal, maka auditor perlu melakukan beberapa hal di bawah ini:

· Menelaah dan menilai kebaikan, memadai tidaknya dan penerapan dari sistem pengendalian manajemen, pengendalian internal dan pengendalian operasional lainnya serta mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang tidak terlalu tinggi.

· Memastikan ketaatan terhadap kebijakan, rencana, dan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan oleh manajemen.

· Memastikan seberapa jauh harta perusahaan dipertanggungjawabkan dan dilindungi dari kemungkinan terjadinya segala bentuk pencurian, kecurangan, dan penyalahgunaan.

· Memastikan bahwa pengelolaan data yang dikembangkan dalam perusahaan dapat dipercaya.

· Menilai mutu pekerjaan setiap bagian dalam perusahaan untuk melaksanakan tugasnya.

· Menyarankan perbaikan-perbaikan operasional untuk peningkatan efisiensi & efektifitas.


Fungsi Audit Internal


Berikut ini adalah fungsi audit internal:

· Melakukan pengawasan atas semua aktivitas yang sulit ditangani oleh pimpinan puncak.

· Melakukan identifikasi dan meminimalisasi resiko.

· Mendukung dan membantu manajemen seputar bidang teknis.

· Melakukan laporan validasi pada manajer.

· Membantu proses pengambilan keputusan.

· Melakukan analisis untuk masa yang akan datang.

· Membantu manajer dalam hal pengelolaan perusahaan.



2. Audit System Informasi


Yaitu pemeriksaan yang dilakukan Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap perusahaan yang melakukan proses data akuntansi.

Umumnya menggunakan system Elektronik Data Processing (EDP). Disini Auditor harus memperhatikan hal-hal berikut :
Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan computer baik program, komunikasi, atau data dari akses yang tidak sah, modifikasi bahkan penghancuran.
Pengembangan program yang dilakukan atas otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen perusahaan.
Pemrosesan transaksi, file, laporan dan catatan computer dengan akurat dan lengkap.
Data file laporan yang tersimpan di computer sangat dijaga kerahasiaanya.



3. Audit Kecurangan (Fraud)


Fraud auditing atau audit kecurangan adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dalam transaksi-transaksi komersial. Untuk dapat melakukan audit kecurangan terhadap pembukuan dan transaksi komersial memerlukan gabungan dua keterampilan, yaitu sebagai auditor yang terlatih dan kriminal investigator.



4. External audit/audit keuangan

Apa itu Audit Eksternal?


Pengertian dari audit eksternal adalah sebuah audit yang dilakukan oleh badan eksternal yang memenuhi syarat-syarat. Audit eksternal menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami maka definisi dari audit eksternal adalah suatu pemeriksaan secara berkala pada pembukuan atau catatan dari suatu entitas yang dilakukan pihak ketiga secara independen.


Tujuan Audit Eksternal


Tujuan dari audit eksternal adalah untuk mengetahui apakah laporan keuangan tahunan perusahaan atau organisasi menyajikan kondisi yang riil tentang keadaan finansial perusahaan atau organisasi terkait. Selain itu apakah dana milik instansi tersebut telah benar-benar dimanfaatkan sesuai dengan tujuan yang telah disepakati atau dimuat dalam konstitusi. Tetapi, auditor eksternal tidak memeriksa seluruh laporan keuangan satu demi satu secara mendetail karena akan membutuhkan waktu yang sangat lama, sementara mereka hanya memiliki waktu yang terbatas dalam menyelesaikan tugasnya. Jadi auditor hanya menguji beberapa sample transaksi untuk mengetahui validitasnya.

Hal-hal dibawah ini bukanlah tujuan utama audit eksternal yaitu:

1. Menyiapkan laporan keuangan

2. Menyatakan bahwa sistem kontrol keuangan intern yang selama ini dijalankan merupakan sistem yang efektif

3. Memberikan catatan yang menyatakan “tidak terdapat masalah”

4. Menyelidiki bawah laporan keuangan 100% dibuat tanpa ada kesalahan


Ciri - ciri dari Auditor Eksternal


· Berada di luar organisasi yang diperiksa

· Bertugas melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban

· Tujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan

· Hasil pemeriksaan lebih objektif

· Layak untuk diberikan kepada public


Fungsi Audit Eksternal


Memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan operasional dan bisnis dari suatu perusahaan, selain sistem pengawasan yang dilakukan oleh audit internal.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lembaga Lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia

Lembaga Lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia  Hallo semuanya...!! Gimana kabar kalian ? Pastinya baik-baik aja kan hehe ^_^ Jadi pad...